yunita

yunita

Rabu, 09 Mei 2012

Pandangan Hidup Manusia Bisa Saja Berbeda

Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati karena menentukan masa depan seseorang. Setiap manusia bisa saja mempunyai pandangan hidup yang berbeda. Dalam satu keluarga pun mungkin saja memiliki pandanga hidup yang berbeda, karena setiap orang memiliki cara pola pikir yang berbeda-beda. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasaikan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menems, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar ini manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup. Pandangan hidup dapat di klasifikasikan berdasarkan asalnya, terdiri dari 3 macam yaitu :
1. Pandangan hidup yang berasal dari agama, yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2. Pandangan hidup yang berupa ideologi, yaitu pandangan yang disesuaikan dengan negara tersebut.
3. Pandangan hidup hasil renungan, yaitupandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu cita-cita, kebajikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. Keempat unsur ini merupakan rangkaian yang tidak terpisahkan.

* Cita-Cita

 Cita-cita ialah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Cita merupakan pandangan masa depan dan pandangan hidup dimasa datang. Semua orang memiliki cita-cita. Ketika kita masih kecil, orang tua, guru selalu menanyakan. Apa cita-citamu? "Aku ingin jadi dokter, pilot, insinyur, polisi, dll" Jawaban yang masih sangat polos, tapi itulah cita-cita yang harus dicapai. Allah menjadikan manusia sebagai makhluk paling sempurna karena dilengkapi dengan akal pikiran, akal pikiran itulah yang harus dipergunakan untuk meraih cita-cita setinggi-tingginya.

* Kebajikan

Kebajikan atau kebaikan adalah suatu perbuatan yang mendatangkan kesenangan bagi diri sendiri maupun orang lain. Kebaikan pada hakikatnya sama dengan perbuatan moral yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Suara hati ialah semacam bisikan di dalam hati yang mendesak seseorang untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan. Jadi suara hati dapat menjadi hakim untuk diri sendiri. Pada dasarnya memang Allah menciptakan semua orang itu baik. Namun terkadang ada kekeliruan yang menyebabkan seseorang menjadi jahat atau tidak baik. Semua bisa saja terjadi karena perkembangan zaman. Kurangnya pengawasan orang tua terhadap anaknya, atau kurangnya kasih sayang yang di dapat, atau bahkan himpitan ekonomi bisa menjadi faktor mengapa orang berbuat jahat. Tidak jarang ditemukan seseorang yang dulunya dikenal baik, ramah bisa saja berubah menjadi pribadi yang jahat dan tidak menyenangkan. Ada 3 faktor yang menentukan tingkah laku seseorang...
- Pertama faktor pembawaan (heriditas) yang telah ditentukan pada waktu seorang masih dalam kandungan. Pembawaan merupakan hal yang diturunkan atau dipusakai oleh orang tua. Tetapi mereka yang saudara sekandung tidak memiliki pembawaan yang sama. Hal itu disebabkan, karena sel-sel benih yang mengandung faktor-faktor penentu (determinan) berjumlah sangat banyak ;pada saat konsepsi saling berkombinasi dengan cara bermacam-macam sehingga menghasilkan anak yang bermacam-macam juga (prinsip variasi ketentuan).
- Kedua ialah lingkungan. Lingkungan merupakan alam kedua yang terjadi setalah anak lahir ke dunia. Lingkungan keluarga, tempat ia tinggal, bersekolah, dan lingkungan yang ia temui di sekelilingnya. Lingkugan memberikan pengaruh yang besar. Jika ia berada pada lingkungan yang baik, akan membentuk pribadi yang baik pula. Begitupun sebaliknya jika ia berada pada lingkungan yang memberikan masukan negatif, bukan tidak mungkin kelak ia akan menjadi pribadi yang tiak baik. Walaupun tidak selamanya seperti itu. Karena bagaimanapun selain lingkungan adalagi yaitu Tokoh. Tokoh yang saya maksud ialah orang-orang yang ada dalam lingkunga yang dapat memberikan pengaruh positif maupun negatif.
- Ketiga ialah pengalaman yang pernah ia peroleh. Baik itu pengalaman baik maupun pengalaman buruk. Setiap manusia memiliki pengalaman dalam hidupnya. Jika pengalaman yang dialami nya itu buruk, kita bisa belajar dari pengalaman itu bagaimana cara merubah agar menjadi pribadi yang lebih baik kedepannya. Karena "Experience Is The Best Teacher" - Pengalaman adalah guru terbaik. Jadi belajarlah dari setiap pengalaman-pengalaman.

*Usaha dan Perjuangan

Usaha dan perjuangan ialah kerja keras untuk mewujudkan cita-cita. Sebagian hidup manusia adalah usaha atau berusaha. Semenjak kita masih kecil, kita sudah diajarkan bagaimana berusaha. Untuk bisa sampai duduk di bangku kuliah itu semua adalah hasil usaha kita. Selama kita masih hidup, kita tidak akan terlepas dari usaha. Semua yang ingin kita dapatkan haruslah dengan usaha dan perjuangan. Tebukti, kalau seseorang ingin terus berusaha pasti akan mendapatkan yang ia harapkan. Begitupun dengan orang yang hanya diam berpangku tangan tidak mau berusaha tidak akan mendapatkan apa yang ia harapkan.

*Keyakinan atau Kepercayaan

Keyakinan adalah suatu sikap yang ditunjukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai kebenaran. Karena keyakinan merupakan suatu sikap, maka keyakinan seseorang tidak selalu benar — atau, keyakinan semata bukanlah jaminan kebenaran.
Kepercayaan adalah suatu keadaan psikologis pada saat seseorang menganggap suatu premis benar.
Lalu langkah apa saja yang harus kita ambil agar dapat berpandangan hidup yang baik?
~ Mengenal, merupakan tahap pertama dari setiap individu.
~ Mengerti, bagaiman seseorang mulai mngerti apa itu pandangan hidup.
~ Menghayati, nilai-nilai yang terkandung dalam pandangan hidup.
~ Meyakini, merupakan suatu hal yang cenderung memperoleh sesuatu.
~ Mengabdi, merupakan suatu hal yang penting dalam menghayati dan meyakini.


sumber : http://www.scribd.com/doc/51618019/Manusia-Dan-Pandangan-Hidup

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar